Persyaratan Berperkara

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PERSYARATAN BERPERKARA DI PENGADILAN AGAMA PRAYA

Selain menyerahkan Surat Gugatan atau Permohonan, pihak berperkara juga harus melengkapi dokumen persyaratan berperkara sebagai Standar Operasional Prosedur Persyaratan Berperkara di Pengadilan Agama Praya, di antaranya :

1. Foto Copy Buku Kutipan Akta Nikah atau Duplikat Kutipan Akta Nikah untuk perkara Cerai Gugat atau Cerai Talak yang telah dinazzegel di Kantor Pos.
2. Foto Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Keterangan Domisili dari Kelurahan.
3. Surat Kuasa Khusus (dalam hal Penggugat atau Pemohon menguasakan kepada pihak lain) untuk selanjutnya didaftarkan dan dileges di Kepaniteraan.
4. Foto Copy Kartu Kanda Advokat bagi yang menggunakan jasa advokat.
5. Surat kuasa insidentil harus ada keterangan tentang hubungan keluarga dari Kepala Desa/Lurah dan/atau surat izin khusus dari atasan bagi PNS/POLRI/TNI.
6. Surat Keterangan Tidak Mampu dari Lurah atau Kepala Desa setempat yang dilegalisasi oleh Camat, bagi para pihak yang mengajukan perkara prodeo.