Proses Persidangan

PENYELESAIAN PERKARA DAN ALUR/PROSES PERSIDANGAN PADA PENGADILAN AGAMA PRAYA

Proses penyelesaian perkara dan alur dan proses persidangan di Pengadilan Agama PRAYA secara umum adalah sebagai berikut :
1. Pihak berperkara datang menghadap di ruang persidangan Pengadilan Agama PRAYA sesuai dengan tanggal dan waktu yang telah ditentukan berdasarkan Relas (Surat Panggilan) yang diterima ;
2. Ketua Majelis menunda persidangan untuk memberikan kesempatan kepada para pihak guna menempuh proses mediasi ;
3. Pihak Penggugat/Pemohon diberikan kesempatan untuk membacakan surat gugatan/permohonannya ;
4. Pihak Tergugat/Termohon diberikan kesempatan untuk menanggapi surat gugatan/permohonannya Penggugat/Pemohon dengan mengajukan jawaban baik lisan ataupun tertulis ;
5. Pihak Penggugat/Pemohon diberikan kesempatan untuk menanggapi jawaban Tergugat/Termohon dengan mengajukan Replik lisan atau tertulis ;
6. Pihak Tergugat/Termohon diberikan kesempatan untuk menanggapi Replik Penggugat/Pemohon dengan mengajukan Duplik lisan atau tertulis ;
7. Penggugat/Pemohon diberikan kesempatan untuk mengajukan alat bukti surat ataupun saksi ;
8. Tergugat/Termohon diberikan kesempatan untuk mengajukan alat bukti surat ataupun saksi ;
9. Pihak berperkara diberikan kesempatan untukmenyampaikan kesimpulannya masing-masing ;
10. Majelis Hakim melakukan musyawarah majelis ;
11. Majelis Hakim membacakan pustusan/penetapannya ;
12. Persidangan selesai.