Pelaksanaan Sidang Keliling Itsbat Nikah Perdana PA Praya Tahun 2018 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 20 February 2018 02:34

Praya | pa-praya.go.id

Pada Senin, 19 Februari 2018, Pengadilan Agama Praya telah melaksanakan Sidang Keliling Itsbat Nikah Perdana dengan sumber dana dari DIPA 2018, di Desa Kabul Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah.

Sebelum persidangan dimulai, terlebih dahulu diadakan acara pembukaan yang diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Kabul. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan banyak terima kasih kepada Pengadilan Agama Praya yang telah menyelenggarakan sidang di wilayahnya, sehingga membantu warganya untuk mendapatkan buku nikah. Kepala Desa Kabul juga berpesan kepada warganya agar menjaga buku nikah dengan baik, karena buku nikah itu mempunyai banyak kegunaan, diantaranya sebagai bukti perkawinan, syarat untuk pengurusan ibadah umroh/haji, digunakan untuk mendapatkan akta kelahiran serta masih banyak lagi kegunaan lainnya.

Dari kiri ke kanan (Kepala Desa Kabul, Panitera, dan Ketua PA Praya)

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Panitera Pengadilan Agama Praya Drs. H. Napsiah, selaku Ketua Pelaksana, yang menyampaikan bahwa banyak permohonan pelaksanaan sidang Itsbat Nikah dari desa-desa di Kabupaten Lombok Tengah yang diajukan kepada Pengadilan Agama Praya, namun Desa Kabul merupakan desa yang paling beruntung dan mendapatkan giliran pertama dari pelaksanaan sidang keliling tahun 2018, karena Desa Kabul yang paling awal mengajukan permohonan pelaksanaan sidang keliling kepada Pengadilan Agama Praya.

Dalam kata sambutan yang disampaikan Ketua Pengadilan Agama Praya, Drs. H. Didi Nurwahyudi, MH., telah diingatkan tentang pentingnya pencatatan setiap perkawinan. Sebab masih banyak dijumpai di masyarakat yang belum mencatatkan perkawinannya di Kantor Urusan Agama setempat. Perkawinan itu tidak cukup sedekar “sah” menurut agama saja, namun juga harus “resmi” dengan mencatatkannya di Kantor Urusan Agama setempat. Inilah salah satu bentuk fikih yang khas berlaku di Indonesia, yaitu harus sah menurut agama dan juga resmi tercatatkan.

Sidang Keliling Itsbat Nikah (Prodeo) kali ini menyidangkan 105 perkara dari pasangan suami istri, yang rata-rata sudah lanjut usia dan dari golongan masyarakat yang kurang mampu, sehingga dengan adanya pelaksanaan sidang keliling isbat nikah sangat membantu mereka, sehingga mereka rela menunggu antrian sidang sampai selesai dengan tertib serta dapat membawa Salinan Penetapan secara langsung pada hari itu juga, yang dibagikan melalui Kepala Dusunnya masing-masing.

Setelah pelaksanaan sidang keliling selesai, segenap panitia pelaksana bergegas merapikan kembali tempat pelaksanaan seperti sedia kala, sekalipun terkesan letih dan lelah, namun tetap nampak keceriaan dan kegembiraan atas keberhasilan yang dianugrahkan, tanpa adanya halangan teknis dan kendala cuaca. (IT PA Praya)

Last Updated on Wednesday, 21 February 2018 03:35