Prosedur Pengaduan

Bagi masyarakat pencari keadilan, internal pengadilan maupun instansi di luar pengadilan dapat mengajukan pengaduan yang mengandung informasi adanya indikasi terjadiya penyimpangan atau pelanggaran  perilaku yang dilakukan oleh aparat pengadilan, meliputi:

  1. Penyalah gunaan wewenang/jabatan;
  2. Pelanggaran Norma Susila;
  3. Pelanggaran Hukum Acara;
  4. Pelanggaran Peraturan Displin Pegawai;
  5. Dugaan Suap dan Korupsi;
  6. Mal Administrasi;
  7. Ketidak Puasan Pelayanan Publik;

Tata Cara mengajukan pengaduan:

  1. Disampaikan dengan cara tertulis dengan mencantumkan identitasnya di ajukan kepada Ketua Pengadilan Agama Praya;
  2. Dapat Menggunakan Formulir khusus untuk menyampaikan pengaduannya dalam bentuk cetak atau elektronik di situs resmi Pengadilan Agama Praya http://www.pa-praya.go.id/
  3. Menyebutkan informasi yang jelas mengenai :
    a. Idnetitas aparat yang dilaporkan;
    b. Perbuatan yang dilaporkan;
    c. Nomor Perkara, apabila perbuatan yang dilakukan berkaitan dengan pemeriksaan suatu perkara;
    d. Menyerahkan bukti yang dapat mendukung pengaduan;

 

Prosedur Pengaduan di Pengadilan Agama Praya

Bagi para pencari yang merasa tidak puas atau dirugikan atas pelayanan kami atau selama beperkara di pengadilan Agama Praya dapat mengajukan pengaduan dengan ketentuan sebagai berikut :

Syarat- syarat pengaduan :

1. Pengadu harus mencantumkan :

a) Identitas yang jelas, meliputi : nama, alamat dan kontak person/ nomor telephon/ Hand Phone;

b) Menyampaikan/ membawa, melampirkan data serta bukti-bukti yang dapat dipertanggung  jawabkan secara hukum;

2. Materi pengaduan yang akan di tindak lanjuti adalah sebagai berikut :

a) Berkaitan dengan pelayanan :

  • Pelayanan selama proses berperkara di Pengadilan Agama Praya;
  • Pelayanan Persidanagan di Pengadilan Agama Praya;
  • Mal Administrasi, yaiut terjadi kekeliruan, kesalahan atau kelalaian uang bersifat adminisratife;

b) Adanya pelanggaran:

  • Pelanggaran disiplin kerja Pengadilan Agama Praya ;
  • Pelanggaran pelaksanaan tugas Pejabat Pengadilan Agama Praya;
  • Pelanggaran Hukum Acara, baik yang dilakukan dengan sengaja maupun kelalaian dan kitidak fahaman;

c) Adanya pungutan liar;

  • Pungutan liar yang dilakukan oleh Petugas di Kantor Pengadilan Agama Praya;
  • Pungutan liar yang dilakukan oleh petugas di luar kantor Pengadilan Agama Praya;

 

Layanan Pengaduan

Seluruh pengaduan yang berkaitan dengan pesoalan-persoalan tersebut dapat disampaikan/ diajukan melalui beberapa cara, antara lain :

1) Datang langsung ke Pengadilan Agama Praya setiap hari kerja Senin s/d Kamis, pukul 08.00 s/d 17.00 WITA ;

2) Dapat mengadukan secara langsung (berbicara) atau tertulis yang diajukan kepada Ketua Pengadilan Agama Praya dengan menjelaskan secara jelas persoalannya disertai bukti-bukti yang menjadi dasar aduannya tersebut;

3) Pengaduan yang dibuat secara tertulis dikirim melalui pos dalam amplop tertutup dan disebut secara jelas, bahwa isi amplop tersebut adalah “Surat Pengaduan” dengan menulis kata “ Pengaduan pada Pengadilan Agama Praya” di bagian kiri atas amplop tersebut;

4) Dapat di sampaikan melalui telephon atau fax (0370) 653431 Pengadilan Agama Praya ;

5) Menyampaikan pengaduan melalui e-mail : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it Pengadilan Agama Praya ;

 

Penerimaan Pengaduan

  1. Pengadilan Agama Praya akan menerima pengaduan dari masyarakat mencari keadilan atau instansi / lembaga lain;
  2. Pengadilan Agama Praya akan memberikan penjelasan mengenai kebijakan dan prosedur penyelesaian pengaduan ketika masyarakat mengajukan pengaduan;
  3. Pengadilan Agama Praya akan meberikan tanda terima, jika pengaduan diajukan secara tertulis;
  4. Pengadilan Agama Praya hanya akan menindak lanjuti pengaduan yang mencantumkan identitas pihak pelapor;
  5. Pelapor wajib mencantumkan identitas dan menyertakan bukti yang dapat menguatkan adanya pengaduan tersebut. Namun demikian selama informasi dalam pengaduan benar dan mempunyai dasar yang kuat, maka pengaduan tersebut akan ditindak lanjuti, walaupun tidak mencantumkan identitas (Bab VI B Point 2 SE MARI No. 076/KMASK/VI/2009);
  6. Setiap data dan identitas yang diberikan oleh Pelapor akan dirahasiakan;