Halal Bihalal Keluarga Besar Pengadilan Agama Praya 1447 H
Halal Bihalal Keluarga Besar Pengadilan Agama Praya 1447 H yang diselenggarakan pada bulan Syawal menjadi momentum yang sarat makna dalam mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh kebersamaan antar seluruh unsur yang terkait. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang saling bermaafan setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat sinergi dan meningkatkan semangat kerja di lingkungan peradilan agama.


Acara ini dihadiri oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram beserta jajaran pejabat struktural dan fungsional PTA Mataram. Selain itu, turut hadir pula para purnabhakti Pengadilan Agama Praya yang telah memberikan dedikasi dan pengabdian terbaiknya, serta para advokat, khususnya yang selama ini beracara di Pengadilan Agama Praya. Kehadiran berbagai elemen tersebut menambah suasana hangat dan penuh kekeluargaan dalam kegiatan Halal Bihalal ini.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Ketua Pengadilan Agama Praya, Muh. Safrani Hidayatullah. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya memaknai tema kegiatan, yaitu “Membersihkan Hati, Mempererat Silaturahmi, Meningkatkan Kinerja.” Beliau mengajak seluruh aparatur sipil negara serta seluruh tamu undangan untuk menjadikan momentum Syawal ini sebagai titik awal untuk membersihkan hati dari segala khilaf dan kesalahan, mempererat hubungan antar sesama, serta menumbuhkan kembali semangat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional. Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan ucapan Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin sebagai bentuk kerendahan hati dan ajakan untuk saling memaafkan.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Yang Mulia Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram. Dalam penyampaiannya, beliau mengungkapkan rasa bahagia dan apresiasi karena dapat hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan berkumpul bersama seluruh stakeholder, terutama para purnabhakti yang beliau sebut sebagai orang tua dan teladan bagi generasi penerus. Kehadiran para advokat juga menjadi bagian penting dalam mempererat hubungan kerja yang harmonis antara lembaga peradilan dan para pencari keadilan.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa tradisi saling memaafkan sejatinya tidak harus menunggu momentum tahunan seperti Idulfitri. Setiap kesalahan yang terjadi sebaiknya segera diselesaikan dengan saling meminta dan memberi maaf. Namun demikian, beliau juga menyampaikan bahwa apabila momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang untuk “merapel” permohonan maaf, tentu tetap lebih baik daripada tidak sama sekali.


Dalam tausiyah singkatnya, beliau juga mengingatkan tentang sifat Allah SWT yang Maha Pengasih (Ar-Rahman) dan Maha Penyayang (Ar-Rahim). Kedua sifat tersebut hendaknya menjadi landasan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas dan menghadapi berbagai persoalan. Khususnya dalam hal rezeki, beliau mengajak agar tidak perlu merasa khawatir secara berlebihan, karena Allah SWT telah mengatur setiap rezeki hamba-Nya dengan sebaik-baiknya. Beliau kemudian memberikan ilustrasi sederhana, seperti bayi yang masih berumur beberapa bulan yang belum bisa berbicara dan meminta, namun pada momen Lebaran sang bayi sudah mengenakan pakaian baru dari ujung kaki hingga ujung kepala. Betapa banyak rezeki yang Allah limpahkan kepada sang bayi, padahal ia belum mampu berbicara dan meminta rezeki. Hal ini menjadi bukti yang sangat jelas bahwa rezeki telah diatur dan diberikan oleh Allah SWT dengan penuh kasih sayang kepada setiap hamba-Nya.
Kegiatan Halal Bihalal ini berlangsung dengan penuh kehangatan, diwarnai dengan suasana kebersamaan, saling bersalaman, serta canda tawa yang mempererat hubungan antar seluruh peserta. Diharapkan, melalui kegiatan ini, seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Praya dapat semakin solid, memiliki hati yang bersih, serta mampu meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
